Setelah berhasil membuat project baru di React.js, sekarang kita akan lanjutkan belajar
melakukan proses installasi dan konfigurasi beberapa package atau library pendukung
yang akan kita gunakan di dalam project.
Berikut ini beberapa package atau library yang akan kita gunakan di dalam
project React.js.
Langkah 1 - Hapus File Yang Tidak Dibutuhkan
Pertama-tama kita akan melakukan hapus beberapa file yang tidak dibutuhkan, tujuannya agar tidak
menganggu saat proses development dan membuat struktur folder menjadi lebih
rapi.
Silahkan buka folder src, kemudian hapus file App.css dan
index.css. Sehingga di dalam folder src tersebut akan menyisakan folder
assets, dan file App.jsx dan main.jsx.
Setelah menghapus file App.css dan index.css, maka kita harus menyesuaikan isi
di dalam file App.jsx dan main.jsx, biar saat dijalankan tidak menampilkan
error.
Silahkan buka file src/App.jsx, kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini.
function App() {
return (
<div className="App">
Hello, SantriKoding
</div>
)
}
export default App
Kemudian buka juga file src/main.jsx dan ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini.
import React from 'react'
import ReactDOM from 'react-dom/client'
import App from './App'
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<App />
</React.StrictMode>,
)
Sekarang jika kita buka project-nya di browser, maka hasilnya akan seperti berikut ini.

Langkah 2 - Installasi dan Konfigurasi React Router DOM
Sekarang kita akan belajar bagaimana cara melakukan installasi dan konfigurasi React Router DOM di dalam
project React.js. Library ini nantinya akan kita gunakan untuk membuat navigasi atau
routing di dalam project, seperti berpindah-pindah halaman dengan menerapkan konsep
SPA (Single Page Application).
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan menjalankan-nya di dalam
project React.js
npm install react-router-dom@6.4.5
Silahkan tunggu proses installasinya samapi selesai. Dan jika sudah, maka kita akan lanjutkan untuk
melakukan sedikit konfigurasi di dalam project.
Silahkan buka file src/main.jsx, kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini
:
import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
</React.StrictMode>,
)
Dari perubahan kode di atas, pertama kita melakukan import module BrowserRouter
dari React Router DOM.
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
kemudian kita gunakan module tersebut untuk membungkus component App.
Karena component App yang akan di render pertama kali saat
project di jalankan.
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
Langkah 3 - Installasi Axios
Sekarang kita akan lanjutkan untuk menginstall package Axios di dalam
project React.js. Sebenarnya untuk Axios akan membutuhkan beberapa konfigurasi
lagi, akan tetapi kita akan bahas di materi selanjutnya.
Axios sendiri merupakan package atau library yang bersifat
HTTP client untuk browser dan Node.js, dimana akan digunakan untuk
mempermudah kita dalam melakukan proses HTTP request ke dalam sebuah
server.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dlam terminal/CMD dan pastikan berada di dalam project
React.js-nya.
npm install axios@1.2.1
Langkah 4 - Installasi React Bootstrap
Selanjutnya kita akan lakukan installasi React Bootstrap di
dalam project React.js. React Bootstrap digunakan untuk mempermudah kita dalam menggunakan
component dari Bootstrap itu sendiri tanpa harus menggunakan jQuery.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan menjalankannya berada di dalam
project React.js.
npm install react-bootstrap@2.0.0-beta.6
Langkah 5 Installasi dan Konfigurasi Bootstrap
Setelah berhasil menginstall React Bootstrap, maka kita akan lanjutkan untuk menginstall CSS
Bootstrap-nya itu sendiri. Dan kita juga akan lakukan sedikit konfigurasi agar CSS dari Bootstrap bisa
digunakan di dalam project React.js.
SIlahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install bootstrap@5.1.0
Jika Bootstrap sudah berhasil terinstall, maka sekarang kita akan lanjutkan untuk
melakukan konfigurasi, dimana kita akan melakukan load file CSS dari Bootstrap di
dalam project React.js.
Silahkan buka file src/main.jsx, kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini
:
import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
</React.StrictMode>,
)
Dari perubahan kode di atas, kita melakukan import CSS Bootstrap. Tujuannya agar
dicompile dan dijalankan saat project pertama kali diakses.
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
Langkah 6 - Installasi Js Cookies
Js Cookies merupakan package yang mempermudah kita dalam melakukan manajemen
cookies di dalam browser. Dimana kita akan gunakan package ini untuk
melakukan set, get dan remove token dari proses otentikasi.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam termina/CMD :
npm install js-cookie@3.0.1
Langkah 7 - Installasi React Confirm Alert
Kita lanjutkan belajar menambahkan package atau library React Confirm Alert,
dimana package tersebut akan kita gunakan nantinya untuk menampilkan jendela konfirmasi sebelum
data dihapus.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install react-confirm-alert@3.0.6
Langkah 8 - Installasi dan Konfigurasi React Hot Toast
React Hot Toast akan kita gunakan untuk menampilkan notifikasi di dalam project
React.js secara elegan dan smooth. Dimana akan kita gunakan untuk menampilkan notifikasi
berhasil insert data, update data, delete data dan lain-lain.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan berada di dalam
project React.js.
npm install react-hot-toast@2.4.0
Setelah berhasil menginstall-nya, sekarang kita lanjutkan untuk melakukan konfigurasi secara
global untuk package ini. Silahkan buka file src/App.jsx,
kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini :
import { Toaster } from 'react-hot-toast';
function App() {
return (
<>
<Toaster />
</>
)
}
export default App
Dari perubahan kode di atas, kita melakukan import module Toaster dari
React Hot Toast.
import { Toaster } from 'react-hot-toast';
Kemudian kita letakkan di dalam method return akan module tersebut dapat
digunakan secara global di dalam project.
<Toaster/>
Langkah 9 - Installasi React Image Gallery
Sekarang kita akan melakukan installasi package React Image Gallery, dimana akan kita gunakan
untuk menampilkan gambar secara slide di dalam halaman detail place
nanti-nya.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install react-image-gallery@1.2.11
Langkah 10 - Installasi React Js Pagination
Karena akan menampilkan data, maka kita butuh yang namanya pagination, dimana kita akan
membatasi data yang ditampilkan per-halaman agar aplikasi tidak menjadi berat. Dan disini kita
menggunakan package yang bernama React Js Pagination.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install react-js-pagination@3.0.3
Langkah 11 - Installasi React
Quill
React Quill merupakan Rixh Text Editor yang digunakan untuk mempermudah kita
dalam menulis sebuah konten di dalam website, seperti membuat text menjadi miring,
tebal dan -lain-lain.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install react-quill@2.0.0
Langkah 12 - Installasi dan Konfigurasi Mapbox GL
Kita lanjutkan untuk melakukan proses installasi Mapbox GL di dalam project
React.js. Mapbox GL akan digunakan untuk mempermudah kita dalam menampilkan sebuah maps di
dalam project.
Karena Mapbox menggunakan API KEY, maka kita harus mendaftar terlebih dahulu di
website-nya untuk mendapatkan kridensial tersebut. Tapi untuk langkah mendapatkan API KEY akan
kita bahas di materi selanjutnya, karena disini kita akan fokus pada installasi package atau
library-nya saja.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD untuk melakukan proses installasi Mapbox GL
di dalam project React.js.
npm install mapbox-gl@2.14.1
Setelah itu, kita akan melakukan import CSS dari Mapbox di dalam project React.js.
Silahkan buka file src/main.jsx, kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut
ini :
import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
import 'mapbox-gl/dist/mapbox-gl.css';
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
</React.StrictMode>,
)
Di atas, kita melakukan import CSS dari Mapbox GL.
import 'mapbox-gl/dist/mapbox-gl.css';
Langkah 13 - Installasi Mapbox GL Geocoder
Mapbox GL Geocoder merupakan salah satu plugin tambahan di dalam Mapbox GL
untuk menambahkan sebuah kolom pencarian, sehingga kita bisa lebih mudah dalam menemukan sebuah lokasi
di dalam Maps.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install --save @mapbox/mapbox-gl-geocoder@5.0.1
Sama seperti sebelumnya, kita akan melakukan import CSS dari Mapbox GL Geocoder di dalam
project React.js. Silahkan buka file src/main.jsx, kemudian ubah kode-nya
menjadi seperti berikut ini :
import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
import 'mapbox-gl/dist/mapbox-gl.css';
import '@mapbox/mapbox-gl-geocoder/dist/mapbox-gl-geocoder.css';
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
</React.StrictMode>,
)
Di atas kita melakukan import CSS dari Mapbox GL Geocoders.
import '@mapbox/mapbox-gl-geocoder/dist/mapbox-gl-geocoder.css';
Langkah 14 - Installasi Mapbox GL Directions
Selanjutnya kita juga akan menambahkan sebuah plugin tambahan lagi untuk
direction/navigation di dalam Maps, yaitu dengan menggunakan Mapbox GL Directions.
Tujuannya untuk membuat sebuah navigasi dari 2 titik lokasi yang berbeda dan menampilkan jarak
tempuh-nya.
Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :
npm install @mapbox/mapbox-gl-directions@4.1.1
Kita lanjutkan untuk melakukan import CSS dari Mapbox GL Directions. Silahkan buka file
src/main.jsx, kemudian ubah kode-nya menjadi seperti berikut ini :
import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import { BrowserRouter } from 'react-router-dom';
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
import 'mapbox-gl/dist/mapbox-gl.css';
import '@mapbox/mapbox-gl-directions/dist/mapbox-gl-directions.css'
import '@mapbox/mapbox-gl-geocoder/dist/mapbox-gl-geocoder.css';
ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root')).render(
<React.StrictMode>
<BrowserRouter>
<App />
</BrowserRouter>
</React.StrictMode>,
)
Di atas kita melakukan import CSS dari Mapbox GL Directions.
import '@mapbox/mapbox-gl-directions/dist/mapbox-gl-directions.css'